Anda mungkin akan bertanya-tanya, apa yang dilakukan oleh teman-teman anda, kenalan anda, dan para pemilik rumah di luar sana yang melakukan renovasi rumah mereka ?
Yang terpenting adalah mereka akan melakukan analisa skala prioritas. Dalam perencanaan desain rumah tinggal, sangat penting untuk membedakan antara keinginan (wants) dan kebutuhan (needs). Keinginan adalah hal-hal yang umumnya bersifat estetika atau kenyamanan tambahan yang menyesuaikan user, sedangkan kebutuhan adalah hal-hal yang benar-benar diperlukan untuk fungsi dasar sebuah rumah terhadap user
Case Study
Salah satu klien kami, sebut saja Pak Arif dan Bu Ani, sudah lama merasa rumahnya terasa sempit dan kurang nyaman. Anak-anak mereka sudah beranjak remaja dan membutuhkan ruang pribadi yang lebih besar. Setelah berdiskusi panjang, Pak Arif memutuskan untuk merenovasi rumahnya. Pak Arif dan Bu Ani mulai membuat daftar mengenai apa yang mereka butuhkan dan apa yang mereka inginkan dari rumah baru mereka.
Setelah membuat rincian daftar kebutuhan dan keinginan, Pak Arif dan Bu Ani mulai membuat daftar prioritas mereka. Mereka menyadari bahwa kolam renang dan ruang kerja pribadi bisa ditunda, sementara penambahan kamar tidur dan perbaikan dapur terlihat sebagai prioritas utama. Lalu mereka bersama kami membuat anggaran (budget) untuk perencanaan. Setelah menginspeksi keadaan lahan, ternyata lahan yang hendak mereka bangun tidak cukup untuk mengakomodir segala keinginan. Sehingga mereka memangkas dan mengerucutkan daftar prioritas menjadi:
- Kamar tidur yang lebih besar untuk anak-anak
- Ruang keluarga yang lebih luas untuk berkumpul & bersantai
- Ruang keluarga yang lebih luas untuk bersantai
- Dapur yang lebih fungsional dengan ruang makan yang cukup
- Sistem keamanan yang lebih baik
- Ruang olahraga untuk Bu Ani
- Taman yang asri di depan rumah
- Pencahayaan yang lebih baik di seluruh ruangan
Perubahan skala prioritas ini dipertimbangkan dan disepakati bersama sehingga seluruh anggota keluarga puas dengan keputusan tersebut sehingga proses perencanaan berikutnya jauh lebih sederhana.
Selanjutnya mereka kemudian berkonsultasi dengan seorang Arsitek. Peranan Arsitek membantu mereka membuat desain rumah yang sesuai dengan anggaran dan memenuhi kebutuhan serta keinginan mereka. Arsitek juga memberikan beberapa saran mengenai tata letak ruangan, pemilihan material, dan sistem pencahayaan yang optimal.
Anda juga bisa menghubungi kami untuk jasa arsitek dan perencanaan, dimana kami telah membantu puluhan klien kami untuk membantu sejak konsep, perencanaan hingga pelaksanaan dan penyelesaian proses renovasi rumah mereka.
Leave a Reply